Slam Dunk: Shohoku

June 26, 2011 at 22:30 18 comments

Post saya kali ini akan mengajak anda untuk sedikit bernostalgia. Masih ingatkah anda dengan sosok pria berambut merah yang kemudian dijuluki “Raja Rebound”? atau mungkin sosok pria yang digambarkan bertubuh besar dan wajah sangar yang membuatnya dijuluki “Gorila”?

Yap, kali ini saya akan mengajak anda bernostalgia dengan tokoh-tokoh yang ada di manga “Slam Dunk”

***

Slam Dunk menjadi fenomena di Jepang, karena berhasil menjadi salah satu komik yang mengangkat tema permainan bola basket; yang saat itu dianggap tidak lazim untuk dijadikan tema sebuah komik. Alur cerita yang menarik serta penggambaran tokoh-tokoh dengan karakteristik yang unik, membuat Slam Dunk digemari remaja di berbagai belahan dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Slam Dunk pertama kali muncul di Indonesia justru dalam format animasi. Ditayangkan pertama kali oleh TV7 pada sekitar tahun 2003. Barulah kemudian format manga-nya diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Slam Dunk kemudian menjadi tontonan dan bacaan yang dibaca cukup banyak pencinta animasi. Semenjak saat itulah popularitas permainan bola basket mulai melejit di Indonesia, meskipun masih kalah jauh dari popularitas sepakbola.

Slam Dunk mengisahkan tentang seorang murid kelas 1 di SMA Shohoku yang bernama Hanamichi Sakuragi. Sakuragi merupakan seorang berandalan kelas berat yang semasa SMP ditolak wanita sebanyak 50 kali. Inilah yang kemudian membuatnya membenci olahraga basket (dia pernah ditolak seorang wanita yang lebih memilih berpacaran dengan seorang pemain basket ketimbang berandalan seperti Sakuragi). Pertemuannya dengan Haruko Akagi secara perlahan mampu membuat Sakuragi mencintai permainan bola basket yang dulu ia benci. Perjuangan Sakuragi dan Shohoku mengarungi berbagai pertandingan dan berhadapan dengan lawan-lawan tangguh, membuat alur cerita Slam Dunk menjadi menarik untuk disimak. Mangaka Slam Dunk, Takehiko Inoue, menggambarkan berbagai adegan dengan ilustrasi yang menarik. Inoue juga menggambarkan berbagai karakter didalamnya dengan menggunakan proporsi tubuh yang tepat, suatu hal yang nampaknya jarang ditampilkan pada manga lain di zaman itu.

Satu hal yang mungkin belom banyak orang tau, beberapa karakter Slam Dunk memiliki kemiripan dengan pemain NBA sampai pada masa itu (tahun 1990). Beberapa karakter juga diciptakan sejalan dengan dinamika di NBA.

Analisis ini akan saya dasari pada hasil observasi saya, yang, mungkin terkesan subjektif. Okay, tadi itu beberapa ulasan singkat mengenai Slam Dunk, sekarang saya akan membahas berbagai karakter-karakter di Slam Dunk dari perspektif saya.

***

 

 

SHOHOKU

para pencinta permainan bola basket pasti akan langsung sadar bahwa seragam yang dikenakan Shohoku sangat mirip dengan seragam tim basket NBA, Chicago Bulls. Yap, sebagian besar tim basket yang muncul di komik ini merupakan ‘representasi’ dari tim basket sungguhan, yaitu tim-tim basket dari NBA. Salah satunya adalah Shohoku.

#4 Takenori Akagi

H: 197
W: 90 kg

Akagi adalah kapten tim bola basket SMU Shohoku. Berposisi sebagai center, Akagi merupakan poros utama tim Shohoku dalam bertahan. Tubuh yang besar menjadikannya sebagai salah satu center terbaik di prefektur Kanagawa. Selama dua tahun pertama di Shohoku, Akagi gagal membawa Shohoku berprestasi, sampai akhirnya, di tahun ketiganya, barulah Akagi mencapai puncak kejayannya di Shohoku bersama dengan Mitsui, Miyagi, Sakuragi, dan Rukawa.

Akagi merupakan seorang leader di timnya. Memiliki kemampuan defense yang baik, serta tangguh di bawah ring. Pada masa itu, salah satu pemain yang memiliki karakter mirip dengan Akagi adalah Patrick Ewing yang merupakan center dari tim New York Knicks. Dari segi wajah juga sedikit banyak Ewing memiliki kemiripan dengan Akagi.

#14 Hisashi Mitsui

H: 184 cm
W: 70 kg

From hero to zero to hero, again. Istilah tersebut mungkin cocok dilekatkan pada karakter yang satu ini. Mitsui merupakan MVP ketika SMP, kemampuan utamanya adalah dalam shooting dan bertahan. Pada mulanya Mitsui masuk ke SMU Shohoku untuk membalas budinya kepada pelatih Shohoku, Pak Anzai. Pak Anzai inilah yang menyemangati Mitsui ketika pertandinagn final tingkat SMP. Digadang-gadang sebagai bakal calon bintang Shohoku, Mitsui justru mengalami cedera parah yang membuatnya harus absen dari dunia basket untuk sementara waktu. Seiring dengan waktu, Mitsui menyadari bahwa dengan cedera yang dideritanya maka ia hanya akan menjadi batu sandungan saja bagi Shohoku. Semenjak saat itulah Mitsui memutuskan untuk membenci basket. Dua tahun kemudian, setelah ‘insiden’ yang melibatkan Mitsui dengan anggota tim absket Shohoku berakhir, ia memutuskan untuk ‘bertobat’ dan kembali menjadi anggota tim basket Shohoku, lagi.

Khusus untuk Mitsui, saya tidak bisa memastikan siapakah role model yang dipakai untuk membuat karakter Mitsui. Kemungkinan besar adalah Jeff Hornacek. Hornacek sepanjang karirnya mengenakan nomor 14, nomor yang juga digunakan Mitsui. Hornacek juga merupakan salah satu shooter yang terbaik pada masanya, begitu juga dengan Mitsui yang merupakan seorang sharp-shooter.

#7 Ryota Miyagi

H: 168 cm
W: 59 kg

Pada awalnya Ryota Miyagi adalah seorang pembuat masalah–meskipun tidak seagresif Sakuragi–yang sempat mengacaukan kondisi tim basket Shohoku. Puncaknya adalah konfrontasi antara geng Mitsui dengan tim basket Shohoku. Selepas kejadian itu, Ryota perlahan berubah menjadi pribadi yang berkepala dingin. Ryota berposisi sebagai point guard Shohoku. Kecepatan, kemampuan dribel dan passing yang baik membuatnya menjadi salah satu point guard terbaik di prefektur Kanagawa. Dikisahkan juga bahwa Ryota memiliki affair dengan manajer tim basket Shohoku, Ayako.

Ryota merupakan seorang point guard berbadan kecil dan lincah. Kemampuan passingnya mirip dengan seorang Isiah Thomas yang juga memiliki tubuh kecil namun lincah. Isiah Thomas juga merupakan leader dari the bad boys Detroit Pistons yang terkenal dengan permainan kerasnya. Mirip dengan sosok Ryota.

#11 Kaede Rukawa

H: 187 cm
W: 75 kg

Kaede Rukawa merupakan pemain yang jenius. Diketahui bahwa semenjak SMP Rukawa merupakan seorang top performer yang terbiasa mencetak banyak poin di pertandingan. Rukawa memilih untuk memasuki SMU Shohoku karena sebuah alasan yang sepele; jarak yang dekat dari rumah. Rukawa merupakan aset berharga untuk Shohoku, terbukti dia membuat rataan sebanyak 30 poin per-pertandingan pada kejuaran di Kanagawa. Shooting, finishing, drive, dribbling merupakan keahlian Rukawa. Kelemahan Rukawa terletak pada kemampuan defensenya dan konsistensi permainan. Saat pertandingan melawan Kainan, Rukawa berhasil mencetak 25 poin di babak pertama, namun hanya mampu mencetak 6 poin pada babak kedua karena kelelahan. Sekalipun begitu, Rukawa tetap masuk dalam 5 pemain terbaik se-Kanagawa.

Mudah ditebak, sosok Rukawa diilhami dari sosok Michael Jordan pada masa awal karirinya di NBA. Pada masa itu Jordan merupakan seorang pemain yang offensive minded dan individual. Karakter tersebut mirip dengan gaya permainan Rukawa yang egois. Barulah ketika selama 6 tahun berturut-turut–semenjak debutnya–mengalami kegagalan terus menerus dan tidak bisa sekalipun mencapai Final NBA, Jordan berubah menjadi seorang pemain yang mau mempercayai rekannya, begitu pula yang terjadi pada sosok Rukawa saat kejuaran nasional.

#10 Hanamichi Sakuragi

H: 189 cm
W: 83 kg

Tokoh utama dalam Slam Dunk adalah Hanamichi Sakuragi. Pria berambut merah, bertubuh tinggi, dan berwajah kurang menarik ini adalah sosok yang pada mulanya membenci basket gara-gara ditolak seorang wanita yang lebih memilih pria pebasket. Bahkan, Sakuragi sempat ditantang Akagi yang notabene adalah kapten tim basket Shohoku, gara-gara Sakuragi terlalu meremehkan basket. Di luar dugaan, Sakuragi berhasil mengalahkan Akagi dengan sebuah dunk, semenjak itulah Sakuragi jatuh cinta dengan basket. Sempat mengalami maju mundur dalam proses adaptasi, akhirnya Sakuragi menguasai senjata andalannya, yaitu rebound. Sakuragi juga mempelajari lay up, inside scoring, hingga jump shoot. Progres yang dialaminya sangat pesat hingga berhasil membantu Shohoku menjadi juara ke-2 se-Kanagawa. Sakuragi merupakan kebalikan dari Rukawa; kalau Rukawa adalah seorang pemain yang offensive minded, Sakuragi justru defensive minded, dalam hal rebound, Sakuragi merupakan nomor 1 se-Kanagawa. Sifatnya yang meledak-ledak serta arogan terkadang membuat risih orang lain, tapi justru sifatnya inilah yang terkadang bisa menaikkan moral tim Shohoku ketika sedang terjatuh. Diceritakan bahwa Sakuragi jatuh cinta kepada Haruko Akagi–adik Takenori Akagi–namun sialnya, Haruko justru tergila-gila pada Rukawa.


Sangat mudah ditebak, role model Sakuragi adalah Dennis Rodman. Rodman merupakan raja rebound di NBA pada tahun 90an. Tercatat 7 kali berturut-turut ia memimpin statistik rebound terbanyak. Rodman juga memiliki rambut yang unik dan warna-warni, sama seperti rambut Sakuragi. Rodman juga memiliki perangai yang buruk, suka berkelahi dan melanggar peraturan; karakter itu juga mirip sekali dengan Sakuragi. Ada juga hubungan yang unik antara Rodman dan Sakuragi. Pada saat komik Slam Dunk pertama kali terbit (tahun 1990), Dennis Rodman masih menjadi seorang pemain Detroit Pistons sampai kemudian tahun 1993 pindah ke San Antonio Spurs, sementara kita tahu bahwa Sakuragi merupakan pemain tim Shohoku, dan Shohoku sendiri merupakan perwujudan dari sebuah klub NBA, Chicago Bulls. Uniknya, pada tahun 1995 Dennis Rodman memutuskan untuk bergabung dengan Chicago Bulls. Hal inilah yang menurut saya unik. Takehiko Inoue sebagai pengarang komik Slam Dunk seolah bisa meramalkan bahwa Dennis Rodman kelak akan menjadi pemain Chicago Bulls dengan tokoh Sakuragi dan Shohokunya.

***

Sekiranya itu saja yang bisa saya tulis pada post kali ini. Pada notes selanjutnya, saya akan berusaha untuk mengulas tim-tim lain seperti Kainan, Shoyo, Ryonan kaitannya dengan tim-tim NBA saat itu. Atas waktu yang anda sempatkan untuk membaca post saya ini, saya ucapkan terima kasih.


*dari berbagai sumber*

Advertisements

Entry filed under: Pemikiran Bebas.

Membongkar Identitas Poconggg Perbincangan Tolol

18 Comments Add your own

  • 1. ibnumarogi  |  July 8, 2011 at 15:56

    Anjitt! Keren nih ulasannya. Gua suka komik ini [juga sang mangaka Takehiko Inoue]. Tapi gua baru tau tentang kesamaan-kesamaan pada artikel di atas.

    Reply
  • 2. nurilez  |  August 24, 2011 at 00:31

    Alhamdulillah akhirnya ketemu juga inspirasi sang mangaka Takehiko Inoue untuk manga slam dunk,,Thanks udah share ya ^_^

    Reply
    • 3. decaires  |  August 27, 2011 at 17:21

      terimakasih, nanti akan saya lanjtukan dengan tim basket lainnya di slamdunk dan kesamaan mereka dengan nba hehe

      Reply
  • 4. rikz  |  November 9, 2011 at 08:36

    kira2 udah ada dvd yang kejuaraan nasionalnya belum?

    Reply
    • 5. decaires  |  November 12, 2011 at 11:38

      wah, sayangnya, slamdunk animenya cuma sampe lawan ryonan doang. pas kejuaran nasionalnya emang ga dilanjutin..

      Reply
      • 6. andi ramadhan syahputra  |  May 3, 2015 at 15:24

        Kenapa anime slum dunk terhenti gitu aja

  • 7. Syan ©  |  September 11, 2012 at 20:03

    Si kacamata gimana itu gan historynya..?

    Reply
    • 8. Syamsul Bahri  |  October 16, 2013 at 22:50

      Si kaca mata itu mirip Horace Grant, pemain Chicago Bulls juga

      Reply
      • 9. decaires  |  January 31, 2014 at 15:46

        kacamata? kogure? wah saya kurang tahu, tapi bisa jadi horace grant meskipun secara posisi berbeda, grant forward, kogure guard.

  • 10. Cerita Slam Dunk | fredric09  |  November 3, 2012 at 10:13

    […] June 26, 2011 at 22:30 6 comments […]

    Reply
  • 11. Slam Dunk : Karakter Pemain Tim Shohoku | Nurilez  |  February 21, 2013 at 00:24

    […] sumber resfrensi […]

    Reply
  • 12. Chang  |  July 23, 2013 at 20:37

    Asli kereeeen anime atu ini, bikin ngakak meski q ga sk basket.

    Reply
  • 13. Iqbal Al Banjary  |  November 18, 2013 at 17:58

    KOREKSI : Slam Dunk pertama kali muncul di Indonesia justru dalam format animasi. Ditayangkan pertama kali oleh TV7 pada sekitar tahun 2003. Barulah kemudian format manga-nya diterbitkan oleh Elex Media Komputindo

    …. Wah KOreksi nih ” Slamdunk Udah Muncul di indonesia Pertama Kali Dalam Format Komik Tahun 90 an dengan Penerbit RAJAWALI GRAVITI ”

    Tambahan Komik ini Berdasarkan Kisah nyata , dan Sosok Sakuragi Bener2 ReaL

    Hanamichi Sakuragi lahir pada tahun 1968 dari keluarga sederhana. Ibunya meninggal saat dia masih anak2.
    Tanpa kasih sayang dari sang ibu, dia menggunakan kekerasan (menjadi petarung jalanan) untuk menyelesaikan masalahnya. Untuk seorang remaja dia sangat tinggi (175cm) pada usia 12 tahun dan tubuhnya jadi terlatih karena sering berkelahi. Suatu hari, ia berkelahi dengan seorang siswa di sport zone, universitas tokyo.

    Kemampuannya berkelahi, kecepatannya dan kekuatan fisiknya menarik perhatian pelatih basket dan menawari hanamichi untuk bergabung dengan tim basketnya. Pada suatu latih tanding, pada umur 17 tahun (189cm), melawan tim nasional jepang, hanamichi menunjukkan kemampuan yang sangat mengejutkan dengan mencetak 33 poin. Walaupun timnya kalah dengan hanya menvetak 59 poin (59-115), pertandingan tersebut telah menjadi pertandingan pertama yang menggembirakan bagi hanamichi.

    Hanamichi menjadi pusat perhatian dan mendapat sebutan sebagai “The Hope of The Japanese Basketball” alias harapan bagi dunia basket jepang. Beberapa tahun kemudian, ayahnya jatuh sakit. Hanamichi pulang kembali ke Tokyo. Setelah sampai di Tokyo ia langsung menuju rumah sakit tempat ayahnya dirawat. Namun ketika menyeberang jalan, ia tertabrak mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Meski mempunyai tubuh sekeras besi, efeknya terlalu kuat. Hanamichi pingsan lalu dia segera dibawa ke rumah sakit namun ia telah meninggal sebelum sampai kamar operasi. Ia meninggal pada usia 18 tahun. Dunia basket jepang benar-benar hancur karena telah kehilangan bintang masa depannya. Penulis komik, Takehiko Inoue, menciptakan serial komik “Slam Dunk” berdasarkan kisah masa muda Hanamichi Sakuragi

    Reply
    • 14. decaires  |  January 31, 2014 at 15:45

      sori gan, setau saya itu hoax, beberapa kali saya sudah baca klarifikasinya. bahkan foto hitam putih yang sering dibilang penampakan asli hanamichi sebenernya merupakan foto yoshiki hayashi (drummer x japan) ketika masih sma.

      sakuragi itu tokoh rekaan. saya juga pernah beli cetakan rajawali grafiti, tapi baru mulai booming ketika animenya masuk sih.

      Reply
  • […] sumber 1, sumber2, sumber3 […]

    Reply
  • 16. Slam Dunk : Karakter Pemain Tim Shohoku | fikiranfiki  |  March 29, 2015 at 15:30

    […] sumber resfrensi […]

    Reply
  • 17. Rian juliansyah  |  May 27, 2017 at 16:52

    Nih mantep banget deskripsi in nya^^
    Ini anime olahraga yang menutlrut gue paling logika dan objektif. Tidak terlalu lebay juga sangat pas sama nilai2 olahraga nya. Pokoknya ini the best sport anime ever!!!

    Reply
  • 18. Rian juliansyah  |  May 27, 2017 at 16:52

    Nih mantep banget deskripsi in nya^^
    Ini anime olahraga yang menutlrut gue paling logika dan objektif. Tidak terlalu lebay juga sangat pas sama nilai2 olahraga nya. Pokoknya ini the best sport anime ever!!!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Visitor

Date of Post

June 2011
M T W T F S S
    Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

%d bloggers like this: