Review Film: “Transformers : Dark of The Moon”

July 4, 2011 at 21:43 Leave a comment

Ini merupakan review pertama saya tentang film. Ya, film. Sebenarnya tidak tahu bagaimana membuat review yang benar dan menarik. Semoga bisa anda nikmati.

Saya ingin mengulas film “Transformers : Dark of The Moon” yang baru saja saya tonton tadi siang. Yep, tentu saya tidak menontonnya di bioskop, karena seperti yang kita tahu, bioskop lokal tidak menayangkan film ini. Mungkin nanti akan ditayangkan, beberapa bulan lagi, tapi ibarat makanan, pasti film ini akan terasa ‘basi’. Untuk menunggu dvd dengan kualitas bagus, masih perlu menunggu beberapa bula lagi juga, sehingga mao tidak mao, saya mendownload film ini dengan kualitas gambar yang buruk–rekaman bioskop.

Begitu juga dengan subtitle berbahasa Inggris yang belum tersedia, sehingga saya hanya bisa mengandalkan telinga saya untuk mendengarkan dialog yang diucapkan tokok-tokoh di film ini. Sialnya lagi, kualitas audio yang buruk membuat saya tidak terlalu mengerti apa-apa saja dialog yang terucap. Karena itu bila ada ketidaksesuaian antara review saya ini dengan plot asli film, saya harap anda maklum.

“Everything humans know of our planet we were told had been shared. You lied to us. ” Optimus Prime

***

Seperti biasa, inti cerita film ini berkutat pada bagaimana Optimus Prime cs berjuang bersama prajurit bumi untuk menyelamatkan bumi. Film ini diawali pada sebuah kejadian di tahun 1961, dimana pesawat Cybertron–yang disebut sebagai Ark di film ini–mendarat di bulan setelah melarikan diri dari peperangan besar. Pesawat ini dikomandani oleh Sentinel Prime yang membawa semacam pilar energi berkekuatan besar. Beberapa tahun kemudian pesawat ulang alik NASA berhasil melakukan penerbangan luar angkasa dan mendarat di bulan. Ternyata salah satu misi pendaratan di bulan itu adalah untuk melakukan pengecekan terhadap Ark.

Kemudian plot beralih ke masa sekarang, dimana Optimus Prime bertugas untuk membantu pasukan militer Amerika. Saat menjalankan sebuah misi di.. Rusia–kalau tidak salah–Optimus berhadapan dengan robot ular raksasa (Shockwave), yang ternyata merupakan salah satu autobots yang berasal dari Ark. Menyadari hal ini, Optimus berusaha untuk menemukan dimana koordinat Ark berada, dan  berencana untuk mengamankan pilar energi tersebut, karena pilar tersebut dapat membuat sebuah jalur paralel yang dapat menyatukan dua tempat dan menghisapnya (bahasa sederhananya: semacam black hole). Hal ini akan membahayakan bumi, oleh karena itu Optimus Prime membuat rencana untuk membangkitkan Sentinel Prime dan kemudian menghancurkan pilar energi tersebut.

Tadi itu mengenai para autobots, bagaimana dengan Sam Witwicky? Yeap, kini ia telah menjadi seorang sarjana dan sedang berusaha untuk mendapat pekerjaan. Oh ya, sebelumnya saya harus memberitahu anda bahwa, si sexy Megan Fox tidak lagi bermain untuk film ini, dan tokoh Mikaela dihapuskan pada film kali ini. Anda kecewa? Saya pun juga kecewa. Tapi tunggu dulu, Michael Bay (sutradara) tentunya tidak ingin begitu saja menghapus sosok wanita cantik pendampin tokoh utama di film ini. Rosie Huntington ditunjuk sebagai Carly, yang di sepanjang film ini akan mendampingi Sam, menggantikan posisi Mikaela tentunya.

***

Oke segitu saja mungkin, sinopsisnya hahaha. Saya tidak ingin terlalu banyak menampilkan spoiler, biar saja anda penasaran dan menonton sendiri.

Secara keseluruhan saya menyukai film ini. Film ini fantastis, dan berbudget besar tentu. Dibanding kedua film sebelumnya, film ini terasa jauh lebih brutal dan heroik. Banyak adegan-adegan pertempuran yang terkadang mampu membuat hati terenyuk. Dari segi brutalitas, film ini memakan jauh lebih banyak ‘korban’; mayat-mayat robot bertumpahan, begitu juga dengan warga sipil ketika pasukan Cybertron berusaha menguasai kota Chicago.

 “It’s over. I’m sorry, but it’s over.”  Robert Epps

Bagian paling menarik dari film ini adalah pada 60menit terakhir, ketika peperangan besar dimulai. Boleh dibilang, adegan-adegan selama 60menit terakhir ini sama serunya dengan adegan pertarungan di film Avatar. Penggunaan CGI yang canggih, setting tempat yang bikin mengernyitkan dahi, serta adegan-adegan yang bikin jantung dagdigdug, menjadikan 60menit terakhir di film ini sebagai 60menit  terbaik tahun 2011. Menurut saya begitu.

Sayangnya, 60menit terakhir dengan 90menit pertama–film ini berdurasi 150menit–terlihat sangat kontras. 90menit pertama penuh dengan dialog dan semacamnya, tensi ketegangan pun relatif stabil; mungkin plot disusun dengan rapi oleh Michael Bay, tapi saya merasa, 90menit basabasi di awal lebih baik disumbangkan untuk menampilkan adegan penuh aksi.

Ketiadaan Megan Fox di film ini mungkin tidak terlalu mempengaruhi plot dan ending cerita, tapi entah mengapa, tanpa kehadiran karakter Mikaela, film ini terasa aneh. Yeah, mungkin Rosie Huntington bisa dijadikan pengganti yang sepadan, tapi tetap saja, sex appeal yang ada pada diri Megan Fox jauh melebihi sex appeal yang ada pada diri Rosie Huntington. Itulah mengapa, ketiadaan Mikaela bisajadi mengecewakan para adam yang menonton film ini.

Saya juga, menemukan satu hal unik, yaitu Megatron. Pada film ini Megatron tampak cool dengan menggunakan semacam cape/mantel yang menggantung di lehernya dan membuatnya terlihat seperti pengembara. Megatron juga menggunakan senjata semacam shotgun raksasa, yang tidak pernah saya lihat pada film sebelumnya. Lalu jika anda sudah menonton film ini sampai habis, tentu anda akan merasa tersentuh dengan apa yang dilakukan Megatron menjelang akhir cerita hehehe.

Seperti biasa, dan seperti film-film sebelumnya, peran para tentara Amerika yang membantu Sam ternyata cukup vital. Jika pada film Revenge of The Fallen, bantuan dari US Army berhasil menghancurkan Devastataor, peran mereka dalam film ini cukup signifikan, para prajurit terlibat langsung di lapangan dan berhasil menghancurkan para autobots jahat.

Dan jangan tertipu dengan trailer film ini, karena 80% dari total durasi trailer tersebut hanya diambil dari potongan-potongan 60menit terakhir film ini.

Okay, secara keseluruhan saya memberikan nilai 7,5 dari nilai maksimal 9,0. Cast yang hebat, alur yang menarik, dan tentunya 60 menit terakhir yang menarik. Selamat menonton.

“You may lose faith in us, but never in yourselves.”  Optimus Prime

—-Jakarta, 4 Juli 2011—

Advertisements

Entry filed under: Pemikiran Bebas. Tags: , , , , .

Perempuan Itu Some Inspirational Quotes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Visitor

Date of Post

July 2011
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

%d bloggers like this: