J-Rocks: Nescafe Journey (Music Review)

July 12, 2013 at 13:25 Leave a comment

Finally, a new album, dengan beberapa track baru yang fresh dari J-rocks! Last time mereka ngerilis full album itu taun 2007 dengan titel Spirit. Berarti enam taun mereka matisuri di dunia peralbuman (Road to Abbey ngga gue itung, soalnya itu mini-album). Dan album ini jadi pelepas dahaga yang paling seger tentunya.

Nah, selanjutnya gue akan ngereview album ini dengan beberapa kritikan pastinya. Oke ga perlu lamalama, gue start dari track pertama.

Perjalanan
Ini opening track yang ngebangkitin selera banget. Musiknya Japanese Rock total, terakhir gue bisa denger lagu macem ini dari J-rocks ya pas masih album Topeng Sahabat. Permainan gitar, bass, drum ataupun vokal di lagu ini bener-bener nostalgic banget. Serasa dibawa balik ke era 90’an akhir gara-gara alunan musiknya. Liriknya simpel, ya kira-kira pembangkit semangat standar J-rocks lah. Lagu ini kalo menurut j-rocks.co.id sih dibikin sama Iman. Tapi yang paling gue favoritin sih melodi bassnya si Wima, 90’s Tetsu bangets broh! Asli ini stimulus yang yahud untuk ngedengerin satu album full. Gue kasih nilai 8,5/10 deh buat track pembuka ini.

Save Our Soul
Nyaris keblinger sama save our soulnya Padi, tapi eh, ternyata beda lagu. Ngga, ngga banyak Japanese Rock sound diinput ke lagu ini. Lebih ke Western hardrock, ga heran sih soalnya Muse kan jadi influence terbesar J-Rocks juga. Personally gue ga terlalu menikmati lagu ini, karena gue come to but this CD to listen some Japanese Rock-esque music. Musiknya sih oke, kalo dibandingin lagu-lagu rocknya Kotak sih jauhlah ya menang ini. Liriknya lumayan, semi-religius tapi pesannya universal. Agak kontras sama track pembuka karena nuansa lagu ini dark, satu koridor sama lagu Mestinya Kuakhiri Semua. Overall, gue mencoba obyektif dan memberi nilai 7/10 untuk lagu ini.

Falling In Love
An old track, aslinya dari mini-album Road to Abbey. Ini track yang bagus, lho. Musiknya dibikin sama Wima, jadi ga heran komposisinya agak manis, dibanding Iman yang tastenya lebih ke life-struggling. Lagunya catchy tapi ga murahan, paduan antar instrumen juga terdenger simpel tapi ga murahan. Nuansa lagunya sebenernya ga terlalu Japanese tapi susah kalo mao dikategoriin pop lokal, let’s call it J-Rocks style. Yap, gue kasih 8,5/10 untuk lagu yang manis ini.

Mestinya Kuakhiri Semua.
Kalo gue ga salah inget, VideoClip pertama J-Rocks tuh lagu ini. Sekitar 2004an akhir, pas mereka juara lomban band Nescafe itu. Lagu ini pro-kontranya banyak kalo diliat di internet, banyak oknum Cielers (fans laruku) ngeklaim lagu ini komposisinya terlalu mirip, bahkan dibilang plagiat Butterfly Selleepnya Laruku. Okay, cut the crap, oknum-oknum macem itu gue yakin cuma pendengar kelas rendah yang terlalu cepet ngejudge musikalitas J-rocks. Lah, kalo Larukunya aja ga sewot, ngapa oknum-oknum fansnya yang sok ngerti musik dan ngecap band lain plagiat. Oke, cuma selingan, balik ke oldest track ini. Jaman lagunya keluar, musiknya udah masuk kategori high-level, meskipun liriknya standar. Kalo di taon 2013? Engga ada lagi band-band kepagian (yang nongolnya pagi doang di tv) punya level musikalitas se-lagu ini. Semua instrumen maksimal di lagu ini, but due to controversy and etc, I can’t really give a straight 9 for this track. Let it goes with 7,5/10.

Lepaskan Diriku
Track yang pada jaman rilisnya jadi ironi juga. Tapi menurut gue, kalo ada award untuk top 5 J-Rocks song, gue rasa lagu ini ada di tiga besar! Lirik boleh standar, tapi musik yang dicreate J-Rocks seakan memberi apresiasi buat anak-anak yang baru ngeband untuk ngulik komposisi rumit ini (gue korbannya). Gue rasa band-band major label lain kalo disuruh ngefullcover lagu ini cuma seiprit yang sanggup. Track ini adalah tonggak J-Rocks dari zaman dikritik sampe setenar sekarang, dan lagu ini selalu gema lah. Lagu yang goks ini, gue kasi 8,5/10.

Kau Curi Lagi
Pas zaman videoklipnya rilis, setengah dari total viewers pasti nonton di youtube gara-gara pengen liat Prisa doang haha. Oke, track ini dicomot dari album Spirit. Persoanally bukan lagu yang gue favoritin, tapi berkat melodi bassnya Wima lagu ini keangkat di telinga gue. Liriknya simpel, musiknya cukup ngebeat, mungkin lagu ini eksperimennya si Wima (dia yang compose) jadi masih wajar kalau engga begitu spesial. Tapi bolehlah gue kasih 7/10.

Ya Aku
Track ini bikin penget ngajak goyang, di bagian verse liriknya juga jenaka, nuansanya full-happy. Despite the very short song duration, this track is one of my favorite. Musiknya tergolong fresh karena emang track ini nongol circa 2011an. Lagi-lagi, Wima jadi hero di lagu ini, melodi bassnya lumayan ajaib buat ngisi komposisi lagu yang standar ini. Tapi ya, bighole di lagu ini ya justru di simplicity lagu ini. Soalnya sekitaran 2009-2011 J rocks ga banyak bikin single yang greget. Seandainya aja track ini resmi rilis di album ini dan bukan 2011, gue yakin first impression gue akan beda lagi. Mari beri nilai 8/10.

Bintangku
Perttama nongol 2011an juga, ga jauh dari Ya Aku jarak rilisnya. Sepengetahuan gua pas nonton konser musik kepagian, lagu ini didedikasiin buat Jrockstar (nama fansnya). Nah justru gue merasa tastenya kebalik sama Ya Aku. Irama di lagu Ya Aku jauh lebih cocok dijadiin semacam hymne atau dedicated song to fans. Komposisi lagu ini lumayan komples, eksperimenannya si Wima finally hit the board. Liriknya, ya standar J Rocks lah hehe. Tapi setelah gue denger beberapa kali, emang ada bagian yang cocok jadi mars Jrockstar; pas bagian shout ramerame “Je Rok Star”. Officially released on this album, rasanya lumayan pas ditempatin di track ke-8, mengingat track ke-9 cukup korelatif sama lagu ini. 7,5/10 (nah, don’t surprise, I just dong feel this song worth compared to Perjalanan or Warnai Dunia which I’ll describe after this).

Warnai Dunia
Two sentences to describe.
1. For me, this track undoubtedly has became my number one favorite
2. J Rocks really know how to compose a closing track while bringing the listener to childhood days.

Oke, lagu ini ajaib menurut gue. Pertama denger serasa diajak balik ke minggu pagi sama sore hari di taun 90an, sambil ngebayangin nyanyi ending kartun kesukaan. Yap, lagu ini moremore nostalgic than Perjalanan. Nuansa jepang keanimeanimean ga usah dipertanyakan lagi, dengerin sepuluh kali bisa-bisa air mata ngucur nangisin masa kecil kita yang indah itu. Musiknya dicompose Wima, dan sebagai pembanding, di album ini setengah dari total track hasil comoposean Wima. Dan sorry to Iman, Wima undoubtedly beat you so damn much by this. Mau gue kasih perfect ten, tapi ya gara-gara penempatan track Dari Ngopi… yang nongol ga penting di akhir album, terpaksa gue kasi 9/10.

Okey, itu reviewnya, mungkin kalo sebatas review kayak gitu ga memuaskan. Ya, beli gih sana albumnya di Indomaret. Cuma 25 ribu, plus bonus nescafe 5 sachet pula. Bukannya promosi tapi dengan 25 ribu yang daripada diabisin sia-sia nongkrong di kafe trus beli smoothies yang sekian teguk langsung abis, mending dialokasiin bakal beli album ini hehe.

Colongan
Bukan, colongan bukun judul lagu J rocks yang lain. Jadi pas kemaren nonton+denger video demonya si Wima dan Bass GLnya, gue mencuri dengar semacam lagu baru J-rocks. Lirik pembukanya, “dan, kau bawa diriku larut ke dalam mimpiku..” selanjutnya gue lupa, tapi kadar kepuitisannya ada di atas standar lagu J-Rocks. Nuansa musiknya juga beda banget, kalo kata anak band nih, “musiknya indie”, nah itu dia, gatau sih akan beneran jadi track di album baru atau gimana, tapi rasa-rasanya bolehlah optimis nungguin

Advertisements

Entry filed under: Uncategorized.

Kapten, kapal kita miring, Kapten Commuter Line: Sebuah Pelajaran Berharga tentang Arti Kesempurnaan Hidup dan Cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Visitor

Date of Post

July 2013
M T W T F S S
« Jun   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d bloggers like this: